BERITA TERBARUSULUT

Tak Hanya Miras, Dugaan Korupsi Juga Hantui PDAM Wanua Wenang Manado

FORUMADIL, Manado – Ketua Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah (J.P.K.P) Sulawesi Utara (Sulut) Hendra Lumempouw berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan dr. Richard Sualang cepat respon isu-isu korupsi yang menjatuhkan citra kepemimpinan menjelang Pilkada November 2024 nanti. 

Menurutnya, adanya isu korupsi jelang pilkada tidak bisa dipandang sebelah mata. Data atau dokumen korupsi yang dilaporkan itu akan membias di kepemimpinan Pemerintah Kota atau Pemkot Manado saat ini. Dan ini kata Lumempouw sangat tidak bagus. 

Lumempouw juga mengingatkan kepada Wali Kota Manado, bahwa ada beberapa berkas dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan PDAM Wanua Wenang Manado yang akan segera dirampungkan untuk dilaporkan. 

Disinyalir adanya perbuatan melawan hukum di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kota Manado yang terindikasi merugikan keuangan negara. 

“Beberapa item operasional instansi pengelola air bersih seperti proyek pengadaan chemical serta praktik perbuatan melawan hukum sejak tahun 2021,” jelas Lumempouw. 


Sayangnya, aktivis Sulut ini enggan merinci lebih jauh permasalahan yang ditemukan pihaknya. 

“Nanti kami tuangkan dalam laporan ke aparat penegak hukum,” ujarnya.


Saat ini, tambah Lumempouw, pihak J.P.K.P Sulut sedang melakukan koordinasi bersama APH menyangkut data dan fakta yang nantinya diadukan. 

“Sedang dikoordinasikan dengan pihak APH, baik itu kepolisian dan kejaksaan,” ucapnya.


Lebih jauh, tutur Lumempouw, laporan dugaan korupsi tersebut, nantinya dibagi ke kepolisian dan kejaksaan. 

“Tujuan kami agar pengusutan kasus dapat fokus dan tidak tumpang tindih,” kunci Lumempouw.

Sebelumnya PDAM Wanua Wenang Dihebohkan dengan adanya foto oknum petinggi PDAM Wanua Wenang berjenis kelamin perempuan yang menjabat sebagai manajer departemen tengah melakukan pesta minuman keras (miras) beralkohol tinggi, yang dilakukan pada saat jam kerja dan berlokasi di ruangan kerja tersebut. 

Diketahui, diduga oknum petinggi yang menjabat sebagai manajer departemen tersebut adalah karyawan lama yang masuk saat James Karinda menjabat Direktur Utama PT Air Manado. 

Menurut Lumempouw, sudah saatnya Walikota dan Wakil Walikota Manado mengevaluasi semua karyawan PDAM Wanua Wenang yang terlibat perbuatan yang mencoreng kinerja yang sudah bagus saat ini. 

“Daripada merusak tatanan yang sudah bagus saat ini, lebih baik dikeluarkan, mengingat pejabat-pejabat di PDAM tersebut telah mencoreng pemerintah kota Manado,”tutup Lumempouw. 

Direktur PDAM Wanua Wenang dilaporkan


Ditempat terpisah mantan karyawan PDAM Wanua Manado, Michael Freddy Legi mengatakan, dirinya bersama dengan sejumlah mantan karyawan sedang menuntaskan laporan yang dilayangkan di Polda Sulut. 

“Kami tetap melakukan perlawanan terhadap kebatilan oknum-oknum di PDAM,” kata Freddy biasa disapa. 


Bahkan, Legi didampingi Jules Kolondam dan Robby Kaeng memberikan masukan data untuk melengkapi dokumen laporan yang nantinya diadukan J.P.K.P Manado. “Semua data yang ada akan kami berikan,” tukas Legi diamini Kolondam serta Kaeng.(Icad) 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button