BERITA TERBARUNASIONAL

Bandara Soekarno-Hatta Perketat Skrining Penumpang Antisipasi Virus Nipah

Belum Ada Kasus Nipah di Indonesia, Otoritas Kesehatan Tegaskan Langkah Ini Bersifat Pencegahan

FORUMADIL, JAKARTA — Otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta memperketat skrining kesehatan terhadap penumpang internasional sebagai langkah antisipasi masuknya virus Nipah ke Indonesia. Pengawasan difokuskan pada kedatangan dari luar negeri, menyusul meningkatnya kewaspadaan global akibat laporan kasus Nipah di India.

Kepala Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Soekarno-Hatta menyatakan bahwa penguatan pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan suhu tubuh menggunakan thermal scanner, observasi visual oleh petugas kesehatan, serta kewajiban pengisian deklarasi kesehatan secara digital sebelum dan setelah kedatangan.

“Langkah ini bersifat preventif. Sampai saat ini belum ditemukan kasus virus Nipah di Indonesia,” kata pejabat BBKK Bandara Soekarno-Hatta, Rabu.

Menurut dia, sistem pengawasan kesehatan di pintu masuk negara sejatinya telah berjalan, namun disesuaikan dengan dinamika situasi kesehatan global. Apabila ditemukan penumpang dengan gejala demam tinggi, gangguan pernapasan, atau riwayat perjalanan dari wilayah berisiko, petugas akan melakukan pemeriksaan lanjutan sesuai protokol karantina kesehatan.

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang ditularkan dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar buah. Dalam sejumlah kasus, virus ini juga dapat menular antarmanusia melalui kontak erat. Penyakit ini memiliki tingkat kematian tinggi dan hingga kini belum tersedia vaksin maupun pengobatan khusus.

Peningkatan kewaspadaan di Bandara Soekarno-Hatta sejalan dengan langkah sejumlah negara Asia lain seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia yang memperketat pengawasan di bandara mereka. Otoritas kesehatan internasional menilai deteksi dini di pintu masuk negara menjadi kunci untuk mencegah penyebaran lintas batas.

Meski demikian, otoritas kesehatan menegaskan masyarakat tidak perlu panik. Pemerintah memastikan sistem kewaspadaan dini terus berjalan, sementara pemantauan dilakukan secara ketat terhadap perkembangan situasi global.

Kotak Fakta | Virus Nipah

  • Penyakit zoonosis dari hewan ke manusia
  • Inang alami: kelelawar buah
  • Gejala awal: demam, sakit kepala, nyeri otot
  • Gejala berat: gangguan pernapasan, radang otak
  • Tingkat kematian: 40–75 persen
  • Status di Indonesia: belum ada kasus

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button