Warga Desa Tarabitan Keluhkan Bantuan Beras Belum Disalurkan, Sudah 5 Hari Tertahan
Distribusi bantuan berubah dari pengumuman terbuka ke undangan tertutup, warga mempertanyakan transparansi pemerintah desa

MINAHASA UTARA – Warga Desa Tarabitan, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, mengeluhkan belum disalurkannya bantuan beras pemerintah, meskipun informasi yang beredar menyebutkan bantuan tersebut telah tiba sejak beberapa hari lalu.
Berdasarkan keterangan masyarakat, beras bantuan tersebut diketahui sudah berada di desa kurang lebih lima hari. Namun hingga saat ini, bantuan yang dinantikan warga belum juga dibagikan.
“Informasinya beras sudah ada, tapi sampai sekarang belum dibagikan. Dalam rapat perangkat desa, jawabannya menunggu beras tambahan karena beras yang masuk belum cukup,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain keterlambatan, warga juga menyoroti perubahan mekanisme penyaluran yang dinilai tidak transparan. Jika sebelumnya pemerintah desa mengumumkan secara terbuka melalui pengeras suara (toa) disertai penyebutan nama-nama penerima, kini mekanisme tersebut berubah menjadi undangan pribadi.
“Dulu diumumkan lewat toa supaya semua masyarakat tahu. Sekarang hanya undangan, jadi tidak jelas siapa saja yang dapat,” tambah warga lainnya.
Situasi ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat, terlebih di tengah kondisi kebutuhan bahan pokok yang cukup mendesak.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pemerintah Desa Tarabitan masih dalam proses konfirmasi oleh redaksi. Media Forumadil telah menghubungi Hukum Tua Desa Tarabitan guna meminta klarifikasi terkait keterlambatan distribusi serta perubahan mekanisme penyaluran bantuan tersebut.
Masyarakat berharap pemerintah desa segera memberikan kepastian jadwal pembagian serta memastikan bantuan disalurkan secara terbuka, transparan, dan tepat sasaran.



