SMKN 2 Manado Gelar LDKO untuk Cetak Generasi Pemimpin Muda
Program penguatan karakter ini menghadirkan pemateri berkompeten dari PMR dan TNI.

FORUMADIL, Manado – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Manado kembali memperkuat pembinaan karakter siswanya melalui pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan OSIS (LDKO) pada Jumat sore, 14 November 2025.
Program ini menjadi agenda tahunan dalam membentuk generasi pemimpin muda yang berintegritas dan siap menjalankan organisasi dengan baik.
Kepala SMKN 2 Manado, Julius Robyn Koloway, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa LDKO dirancang untuk meningkatkan kemampuan memimpin sekaligus menanamkan nilai kedisiplinan.
“LDKO adalah bagian dari program kerja Kesiswaan. Tujuannya memperkuat karakter peserta didik agar semakin berkualitas,” ujar Koloway.
Ia menegaskan bahwa pelatihan ini dilaksanakan setelah reorganisasi pengurus OSIS sebagai proses pembekalan awal sebelum para siswa menjalankan tugas.

Peran Waka Kesiswaan dalam Pembinaan OSIS
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Cakra Ogelang, S.Pd., melalui Pembina OSIS Dra. Marfien Rembet, menekankan bahwa seluruh pengurus OSIS yang baru wajib mengikuti LDKO karena manfaatnya sangat penting bagi perkembangan kepemimpinan mereka.
“Kegiatan berlangsung hingga Sabtu, 15 November 2025, dengan materi yang dibawakan narasumber berkompeten, baik dari PMR maupun TNI,” ujar Rembet.
Materi yang diberikan mencakup teknik dasar kepemimpinan, komunikasi organisasi, hingga pembentukan karakter jujur, disiplin, dan berprestasi.
Untuk peserta PMR, materi dibawakan oleh Koordinator Bidang PMR, Septany Polii, mencakup sejarah PMR, manajemen organisasi, hingga pelatihan pertolongan pertama.

Bekal Nyata bagi Pengurus OSIS
Rembet berharap seluruh peserta dapat menyerap materi dengan maksimal dan menerapkannya dalam aktivitas sekolah. Nilai kepemimpinan yang diperoleh diharapkan dapat ditularkan kepada siswa lainnya sehingga suasana organisasi di sekolah semakin dinamis dan positif.
“LDKO tidak hanya memberi keterampilan dan pengetahuan baru. Siswa juga mendapat pengalaman dan relasi yang berharga. Ini modal penting bagi mereka untuk menjadi pemimpin masa depan,” katanya.
Kegiatan berlangsung dengan antusiasme yang tinggi dari peserta.(stanley)



