Kebakaran Panti Werdha di Manado, Polisi Masih Selidiki Penyebab dan Identifikasi Korban
Polisi Identifikasi Korban Lewat Data Antemortem dan DNA

FORUMAFIL, Manado — Kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait kebakaran yang melanda Panti Werdha Damai di Kelurahan Ranomuut, Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, Sulawesi Utara. Peristiwa yang terjadi pada malam hari itu mengakibatkan 16 penghuni lansia meninggal dunia.
Hingga saat ini, proses identifikasi korban masih berlangsung. Aparat kepolisian menyebut sebagian besar jenazah tidak dapat dikenali secara visual akibat kondisi luka bakar yang cukup parah.
Identifikasi Korban Masih Berlangsung
Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara menyampaikan bahwa tim gabungan yang terdiri dari Inafis, Bidlabfor, dan Tim DVI Bid Dokkes telah diterjunkan untuk menangani proses identifikasi korban.
“Sebagian besar korban harus diidentifikasi melalui data antemortem dan pemeriksaan DNA karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan dikenali secara langsung,” ujar pihak kepolisian.
Dari total 16 korban, hingga kini empat orang telah berhasil diidentifikasi, sementara sisanya masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan. Untuk mempercepat proses tersebut, sebagian sampel DNA dikirim ke Jakarta karena keterbatasan fasilitas laboratorium di daerah.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Pemeriksaan Saksi
Selain proses identifikasi, aparat kepolisian juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Sejumlah barang bukti telah diamankan untuk mendukung proses penyelidikan.
Polisi juga memeriksa sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola panti dan pihak-pihak yang berada di lokasi saat kejadian. Pemeriksaan dilakukan guna mengetahui secara pasti penyebab kebakaran serta memastikan apakah terdapat unsur kelalaian dalam pengelolaan panti.
Hingga saat ini, polisi belum menyimpulkan penyebab utama kebakaran. Seluruh temuan masih dikaji oleh tim penyidik bersama instansi teknis terkait.
Pendampingan bagi Keluarga Korban
Selain proses hukum, kepolisian juga memberikan pendampingan kepada keluarga korban. Posko antemortem dibuka di Rumah Sakit Bhayangkara Manado untuk memudahkan keluarga memperoleh informasi dan melakukan proses identifikasi.
Pendampingan psikologis juga diberikan kepada keluarga korban maupun penyintas yang terdampak secara emosional akibat peristiwa tersebut.
Dorongan Evaluasi Sistem Keamanan Panti
Peristiwa ini memunculkan perhatian publik terhadap sistem keselamatan di panti sosial, khususnya yang menampung kelompok lanjut usia. Sejumlah pihak menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan bangunan, prosedur tanggap darurat, serta pengawasan operasional.
Polisi memastikan proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan transparan hingga penyebab kebakaran benar-benar terungkap.
Fakta Singkat:
- Lokasi: Panti Werdha Damai, Ranomuut, Manado
- Korban meninggal: 16 orang
- Telah teridentifikasi: 4 orang
- Status kasus: Masih dalam penyelidikan
- Fokus penyidikan: Penyebab kebakaran dan standar keselamatan



