Listrik Masuk Huntara Batu Hula, Polri Dorong Pemulihan Martabat Warga Pascabencana
Pemasangan instalasi listrik di 61 tenda hunian sementara di Tapanuli Selatan menjadi simbol kehadiran negara dalam fase pemulihan pascabencana.

FORUMADIL, Sumut – Pemasangan instalasi listrik di 61 tenda hunian sementara (Huntara) di Desa Batu Hula, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, menjadi titik balik penting bagi warga terdampak bencana. Langkah yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Polda Sumatera Utara ini tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga memulihkan aktivitas dasar keluarga yang sempat terhenti.
Dengan tersambungnya aliran listrik, warga kini dapat kembali mengisi daya alat komunikasi, menyalakan penerangan di malam hari, serta memastikan anak-anak tetap bisa belajar di tengah keterbatasan ruang dan fasilitas. Bagi penghuni Huntara, listrik menjadi kebutuhan mendasar yang berpengaruh langsung pada rasa aman dan kualitas hidup.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara menyatakan bahwa pemasangan listrik di hunian sementara merupakan bagian dari strategi pemulihan pascabencana yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat.
“Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga. Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas,” ujar Kabid Humas Polda Sumut dalam keterangan resmi.
Ia menegaskan, keterlibatan Polri tidak berhenti pada tahap tanggap darurat semata. Sejak awal bencana, aparat kepolisian turut terlibat dalam pendirian dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga pendampingan menuju fase hunian tetap.
“Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” katanya.
Langkah ini mencerminkan pergeseran pendekatan penanganan bencana yang tidak hanya berfokus pada evakuasi dan distribusi bantuan logistik, tetapi juga pemulihan harkat hidup warga. Kehadiran listrik di Huntara menjadi simbol bahwa negara hadir untuk memastikan kehidupan masyarakat kembali berjalan secara layak, meski dalam kondisi darurat.
Bagi warga Desa Batu Hula, nyala lampu di tenda-tenda sementara bukan sekadar cahaya fisik, melainkan tanda harapan bahwa proses pemulihan menuju kehidupan normal benar-benar sedang berjalan.(Joe)



