Anggaran Rp.103 Miliar, Polda Sulut Didesak Usut Dugaan Korupsi Selisi Harga Material Proyek Beo-Rainis

FORUMADIL, Manado-Polda Sulut didesak untuk mengusut terkait dugaan korupsi selisi harga material dalam pekerjaan proyek hotmix Rp. 103 miliar untuk ruas jalan Beo Rainis dan Esaang, Kabupaten Talaud yang diduga kuat merugikan uang negara.
Demikian ditegaskan Ketua LSM Anti Korupsi Sulut, Rudi Kofia SH.

Dimana juga, Kofia menduga ada mafia konstruksi terkait pekerjaan proyek yang ada di Talaud. “Sebab proyek hotmix sesuai umur rencana adalah 10 tahun baru bisa aspal kembali atau ditingkatkan kondisi dan struktur jalannya. Tapi faktanya proyek hotmix di ruas Beo-Essang yang dikerjakan tahun 2020 lalu, sekarang sudah dibongkar dan diaspal kembali,”bebernya.
Dikatakannya, bahwa hal ini terjadi karena material yang diduga tidak sesuai dengan spek. Belum lagi di ruas esang rainis. “Maka kami mendesak APH khususnya kepada pihak Polda Sulut agar segera melakukan pemeriksaan terhadap paket proyek tersebut dan juga kepada perencana,serta ppk dan satker. Agar masyarakat Talaud tidak di rugikan,”tandas Kofia.
“Dan jika Polda Sulut membutuhkan data serta dokumen sebagai pemeriksaan awal, maka kami LSM Anti Korupsi siap menyerahkannya dalam bentuk laporan,”pungkasnya.(Icad)



