BERITA TERBARUNASIONAL

Pengamat: Gelombang Fitnah terhadap Jokowi Dinilai Bisa Cederai Demokrasi

FORUMADIL, JAKARTA – Pengamat hukum dan politik Pieter C. Zulkifli menilai maraknya tudingan dan fitnah terhadap Presiden Joko Widodo serta keluarganya berpotensi mencederai nilai-nilai demokrasi di Indonesia. Ia menyebut fenomena tersebut sudah mengarah pada pola pembunuhan karakter yang sistematis di ruang publik.

Dalam keterangannya, Pieter menyoroti bahwa ruang digital saat ini semakin dipenuhi oleh narasi negatif dan disinformasi yang menyasar tokoh-tokoh publik, termasuk Presiden.

“Kebebasan berpendapat memang dijamin konstitusi, tetapi penyebaran fitnah dan kebohongan publik bukan bagian dari kebebasan itu,” ujarnya.

Menurut Pieter, pola yang muncul bukan sekadar kritik terhadap kebijakan pemerintah, melainkan upaya terstruktur untuk merusak citra pribadi dan legitimasi politik. Ia mengingatkan bahwa penyebaran informasi palsu yang mengandung unsur pencemaran nama baik dapat dijerat dengan ketentuan hukum, baik dalam KUHP maupun Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

“Demokrasi akan sehat jika kritik disampaikan dengan data dan argumentasi yang rasional, bukan dengan fitnah dan manipulasi informasi,” tambahnya.

Sejumlah pakar komunikasi publik juga mengingatkan bahwa penyebaran hoaks terhadap pejabat negara bisa memperburuk polarisasi politik dan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.

Fenomena ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pelaku politik untuk menjaga etika komunikasi publik. Pengawasan dan penegakan hukum terhadap penyebaran fitnah perlu dilakukan secara proporsional agar kebebasan berekspresi tetap sejalan dengan tanggung jawab hukum dan moral di ruang demokrasi.(Joe)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button