BERITA TERBARUDUNIA

Ledakan Tambang Batu Bara di Shanxi China Tewaskan Puluhan Pekerja

Insiden tambang batu bara di China Utara menewaskan sedikitnya 82 pekerja dan melukai lebih dari 100 orang. Pemerintah China masih melakukan investigasi penyebab ledakan.

SHANXI, CHINA – Ledakan dahsyat mengguncang tambang batu bara Liushenyu di Kabupaten Qinyuan, Provinsi Shanxi, China Utara, pada Jumat, 22 Mei 2026 sekitar pukul 19.29 waktu setempat. Insiden tragis tersebut menewaskan sedikitnya 82 pekerja tambang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya.

Menurut laporan media internasional, saat ledakan terjadi terdapat sekitar 247 pekerja yang sedang berada di bawah tanah. Tim penyelamat langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pencarian korban di area tambang.

Laporan awal sempat menyebut jumlah korban tewas mencapai sekitar 90 orang. Namun pemerintah China kemudian merevisi data korban menjadi sedikitnya 82 orang akibat kekacauan pendataan pekerja pasca-ledakan.

Penyebab pasti ledakan masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara mengarah pada ledakan gas tambang setelah sensor karbon monoksida di bawah tanah dilaporkan sempat mengeluarkan alarm sebelum insiden terjadi.

Ratusan personel penyelamat, ambulans, dan aparat darurat diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban. Otoritas China juga dilaporkan telah menahan sejumlah eksekutif perusahaan tambang untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa ini disebut sebagai salah satu tragedi tambang paling mematikan di China dalam lebih dari 16 tahun terakhir dan kembali menyoroti persoalan keselamatan kerja di industri pertambangan batu bara negara tersebut.

Video dan foto pasca-ledakan yang beredar di media sosial memperlihatkan kepulan asap tebal, proses evakuasi korban, serta kepanikan para pekerja tambang di lokasi kejadian.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button