BERITA TERBARUSULUT

Setahun YSK–Victory: Sudahkah Janji Kampanye Terpenuhi?

FORUMADIL, Sulut – Tepat satu tahun sejak dilantik memimpin ProvinsiSulawesi Utara, pasangan GubernurYulius Selvanus dan Wakil GubernurVictor Mailangkay menggelar syukuran kepemimpinan di Graha Gubernuran Bumi Beringin, KotaManado, Kamis (05/03/2026).

Momentum ini menjadi kesempatan untuk merefleksikan perjalanan pemerintahan yang populer dengan sebutan YSK–Victory setelah satu tahun memimpin daerah yang dikenal sebagai “Gerbang Pasifik” Indonesia.

Namun seperti halnya setiap pemerintahan baru, publik tidak hanya menilai seremoni, melainkan juga sejauh mana janji kampanye telah berubah menjadi kebijakan nyata yang dirasakan masyarakat.

Fondasi Pembangunan Mulai Dibangun

Dalam satu tahun pertama, pemerintah provinsi lebih banyak bergerak pada tahap penataan fondasi pembangunan.

Beberapa capaian yang sering disampaikan pemerintah daerah antara lain:

  • stabilitas pertumbuhan ekonomi daerah di kisaran 5 persen lebih,
  • penyelesaian dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang sempat tertunda lama,
  • kebijakan fiskal yang dianggap menjaga daya beli masyarakat,
  • serta sejumlah program pembangunan dasar di wilayah kepulauan.

Penyelesaian RTRW sendiri dinilai strategis karena menjadi dasar hukum penting bagi investasi, pembangunan infrastruktur, serta pengembangan kawasan ekonomi di Sulawesi Utara.

Tanpa dokumen tersebut, berbagai proyek pembangunan sering terhambat oleh persoalan legalitas tata ruang.

Tantangan Nyata di Tahun Pertama

Meski demikian, sejumlah pengamat menilai bahwa tahun pertama pemerintahan YSK–Victory masih berada pada fase konsolidasi, sehingga dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat belum terlihat secara luas.

Beberapa indikator yang masih menjadi perhatian publik antara lain:

  • belum terlihat investasi besar yang benar-benar menciptakan banyak lapangan kerja,
  • pembangunan infrastruktur di daerah terpencil masih berjalan lambat,
  • kesejahteraan petani dan nelayan belum mengalami perubahan signifikan.

Dalam politik pemerintahan, kondisi ini sebenarnya tidak sepenuhnya mengejutkan. Banyak program pembangunan memang membutuhkan waktu lebih dari satu tahun untuk menghasilkan dampak nyata.

Namun publik tetap berharap percepatan implementasi janji kampanye, terutama pada sektor ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Sepuluh Janji Kampanye yang Belum Terlihat Realisasinya

Berdasarkan penelusuran berbagai dokumen kampanye dan program pembangunan daerah, terdapat beberapa agenda yang masih menunggu realisasi lebih lanjut.

1. Penciptaan Lapangan Kerja Besar-besaran

Janji membuka lapangan kerja melalui investasi industri belum terlihat secara signifikan dalam tahun pertama.

2. Pusat Industri Baru di Sulawesi Utara

Belum ada proyek industri besar yang benar-benar mulai beroperasi.

3. Modernisasi Sektor Perikanan

Program peningkatan kesejahteraan nelayan masih terbatas pada program awal.

4. Revitalisasi Infrastruktur Pelabuhan dan Logistik

Sebagai provinsi maritim, penguatan pelabuhan masih menjadi pekerjaan rumah.

5. Transformasi Pariwisata Internasional

Kawasan wisata unggulan seperti Likupang masih dalam tahap pengembangan.

6. Pembangunan Infrastruktur Jalan Strategis

Beberapa wilayah terpencil masih menghadapi persoalan akses jalan.

7. Penguatan Ekonomi Desa

Program ekonomi desa belum menunjukkan dampak ekonomi yang signifikan.

8. Program Hilirisasi Pertanian

Hilirisasi produk pertanian lokal masih dalam tahap perencanaan.

9. Reformasi Pelayanan Publik Digital

Digitalisasi layanan pemerintah masih berjalan bertahap.

10. Peningkatan Pendapatan Daerah

Optimalisasi potensi ekonomi daerah masih membutuhkan terobosan baru.

Antara Harapan dan Realitas

Setahun pertama pemerintahan sering kali menjadi periode penting untuk menentukan arah kebijakan pembangunan jangka panjang.

Bagi pemerintahan Yulius Selvanus dan
Victor Mailangkay, periode ini tampaknya lebih difokuskan pada penataan sistem pemerintahan dan fondasi kebijakan.

Namun masyarakat tentu berharap bahwa pada tahun-tahun berikutnya, pemerintah provinsi dapat bergerak lebih cepat dalam merealisasikan berbagai janji kampanye yang telah disampaikan kepada publik.

Sebab pada akhirnya, ukuran keberhasilan pemerintahan bukan hanya pada stabilitas administrasi, melainkan juga pada sejauh mana kebijakan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata.

Kesimpulan

Refleksi satu tahun kepemimpinan YSK–Victory menunjukkan bahwa pemerintahan daerah telah memulai sejumlah langkah penting dalam penataan kebijakan dan administrasi.

Namun perjalanan menuju realisasi penuh janji kampanye masih panjang.

Tantangan ke depan bagi pemerintah provinsi adalah memastikan bahwa berbagai program pembangunan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat di seluruh wilayah
Sulawesi Utara.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button