BERITA TERBARUOLAHRAGA

Garuda Terhempas di Negeri Kanguru, Ole Romeny Cetak Gol Hiburan Saat Indonesia Dibantai 5-1

FORUMADIL, Australia – Mimpi Timnas Indonesia untuk mencetak sejarah di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia harus terhenti menyakitkan. Bertanding di markas Australia pada matchday ketujuh Grup C, Garuda Muda dipaksa bertekuk lutut dengan skor telak 5-1. Satu-satunya gol hiburan Indonesia dicetak Ole Romeny, di tengah dominasi penuh tuan rumah.

Sejak awal laga, Australia langsung menggempur lini pertahanan Indonesia. Nestory Irankunda membuka keunggulan cepat di menit ke-12 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau kiper Ernando Ari.

Indonesia coba merespons, namun justru kembali kecolongan. Menit ke-27, Patrick Wood menambah derita Garuda lewat sontekan jarak dekat setelah lepas dari kawalan bek Indonesia. Skor 2-0 membuat Australia semakin percaya diri.

Babak kedua baru berjalan 10 menit, Thomas Waddingham mencetak gol ketiga Australia lewat sundulan tajam hasil sepak pojok. Disusul Archie Goodwin yang memperbesar keunggulan menjadi 4-0 di menit ke-77.

Di tengah badai gol Australia, Ole Romeny memberi sedikit harapan bagi Indonesia. Menit ke-85, striker naturalisasi itu sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Australia dan menceploskan bola ke gawang. Skor berubah 4-1, sejenak membangkitkan semangat Garuda.

Namun sayang, Australia menutup laga dengan gol kelima di masa injury time. Aiden O’Neill memastikan kemenangan telak Australia 5-1, sekaligus mempertegas dominasi mereka atas Indonesia.Pelatih Indonesia, Patrick Gustafsson, mengakui keunggulan Australia.

“Kami sudah berusaha, tapi hari ini lawan memang lebih baik di semua lini. Kami akan evaluasi dan kembali lebih kuat di laga berikutnya,” ujar Patrick dengan wajah muram.Sementara Ole Romeny, pencetak gol hiburan Indonesia, tetap memberi semangat.

“Setidaknya kami mencetak gol. Tapi ini pelajaran besar, kami harus lebih siap dan lebih ganas di laga-laga penting seperti ini,” ujarnya.

Kekalahan ini memang menyakitkan, tapi bukan akhir segalanya. Garuda Muda harus menatap ke depan dan belajar dari kekalahan ini. Karena dalam sepak bola, yang jatuh bisa bangkit, yang kalah bisa kembali menang.(Joe)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button