Hipertensi Masih Jadi Penyakit Terbanyak di Sulawesi Utara, Tembus 51 Ribu Kasus
Data kesehatan menunjukkan hipertensi masih mendominasi beban layanan kesehatan di Sulawesi Utara, jauh melampaui penyakit tidak menular lainnya seperti diabetes, stroke, dan penyakit jantung.

FORUM ADIL – Hipertensi masih menjadi penyakit paling dominan di Sulawesi Utara. Berdasarkan data sistem pemantauan kesehatan daerah, jumlah kasus hipertensi tercatat mencapai lebih dari 51 ribu kasus, menjadikannya penyakit tidak menular dengan beban tertinggi di fasilitas layanan kesehatan.
Tingginya angka tersebut menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi masih menjadi masalah kesehatan utama masyarakat, seiring pola hidup yang kurang sehat, konsumsi garam berlebih, kurang aktivitas fisik, serta rendahnya kesadaran pemeriksaan kesehatan rutin.
Hipertensi Dominasi Kasus Penyakit Kronis
Selain hipertensi, sejumlah penyakit tidak menular lain juga menunjukkan angka yang signifikan. Diabetes melitus tercatat lebih dari 11 ribu kasus, diikuti obesitas dan stroke yang juga terus menjadi perhatian tenaga kesehatan di daerah.
Kondisi ini memperlihatkan bahwa perubahan gaya hidup masyarakat berkontribusi besar terhadap meningkatnya penyakit metabolik dan kardiovaskular.
Beban Rumah Sakit Masih Didominasi Penyakit Kronis
Sejumlah fasilitas kesehatan di Sulawesi Utara, termasuk rumah sakit rujukan dan puskesmas, masih menghadapi tingginya pasien dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes.
Dalam banyak kasus, hipertensi juga menjadi faktor risiko utama yang memicu komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal, yang membutuhkan penanganan jangka panjang dan biaya kesehatan yang lebih besar.
Tantangan Gaya Hidup Masyarakat
Tenaga kesehatan menilai, meningkatnya kasus hipertensi tidak hanya dipicu faktor medis, tetapi juga perubahan gaya hidup masyarakat modern.
Konsumsi makanan tinggi garam, makanan olahan, kurang olahraga, stres, hingga kebiasaan merokok menjadi faktor yang mempercepat munculnya penyakit ini pada usia produktif.
Perlu Penguatan Deteksi Dini
Pemerintah daerah bersama fasilitas kesehatan terus mendorong skrining tekanan darah secara rutin di puskesmas dan layanan kesehatan primer.
Deteksi dini dianggap menjadi langkah paling efektif untuk mencegah komplikasi serius yang dapat berujung pada stroke atau serangan jantung.
Tingginya angka hipertensi di Sulawesi Utara menjadi sinyal kuat bahwa tantangan kesehatan masyarakat tidak hanya terletak pada penyakit menular, tetapi juga pada penyakit tidak menular yang berkembang secara perlahan namun berdampak jangka panjang.
Kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kasus di tahun-tahun mendatang.



