Standarisasi Listrik Nasional Didorong Lewat SMKN 2 Manado
Cetak Tenaga Terampil, Siap Kerja dan Berdaya Saing Nasional di Sektor Ketenagalistrikan

MANADO – SMK Negeri 2 Manado kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan vokasi unggulan di Sulawesi Utara. Melalui kolaborasi strategis dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), sekolah ini menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Pelaksana Madya bidang ketenagalistrikan yang terbuka bagi masyarakat umum.
Kegiatan berlangsung selama tiga hari, Senin–Rabu, 4–6 Mei 2026, bertempat di Gedung Pertemuan Guru Lantai 2 SMKN 2 Manado. Peserta datang dari berbagai latar belakang, mulai dari lulusan SMK, teknisi mandiri, hingga pelaku usaha instalasi listrik.
Skema Pelatihan Berstandar Nasional SKKNI
Pelatihan ini mengangkat skema Pembangunan dan Pemasangan Instalasi Pemanfaatan Tenaga Listrik Tegangan Rendah, dengan materi yang disusun berdasarkan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Tidak hanya berbasis teori, peserta juga dibekali praktik langsung, mulai dari instalasi sistem listrik, pengujian kelayakan, hingga penerapan standar keselamatan kerja (K3 Listrik). Di akhir kegiatan, peserta akan mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh Sertifikat Pelaksana Madya yang diakui secara nasional.
Kolaborasi Strategis Dunia Pendidikan dan Industri Energi
Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama SMKN 2 Manado dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) di bawah Kementerian ESDM.
Ketua panitia, Charli Wagiu, S.T., menegaskan bahwa program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan tenaga kerja industri kelistrikan yang semakin meningkat.
“Kami ingin mencetak tenaga kerja terampil yang bersertifikat, siap kerja, dan mampu bersaing di dunia industri. Sertifikat Pelaksana Madya ini menjadi standar penting dalam pekerjaan instalasi listrik berskala nasional,” ujarnya.
Hadirkan Tiga Narasumber Profesional
Untuk memastikan kualitas pelatihan, panitia menghadirkan tiga narasumber berpengalaman di bidang ketenagalistrikan:
- Ginanjar Indramaulana, S.T., M.B.A. – Praktisi ketenagalistrikan dan manajemen energi
- Sulardi, S.T., M.Pd. – Akademisi dan asesor kompetensi instalasi listrik
- Sony Farhat – Profesional industri kelistrikan berpengalaman lapangan
Materi yang diberikan meliputi perencanaan instalasi, teknik pemasangan sesuai PUIL 2011, hingga troubleshooting instalasi tegangan rendah.
Kepala Sekolah: Sinergi Pendidikan dan Industri Harus Terus Diperkuat
Kepala SMKN 2 Manado, Tineke Lesar, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara dunia pendidikan dan industri.
“Kolaborasi ini adalah bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan dunia industri. Kami berterima kasih kepada PPSDM KEBTKE Kementerian ESDM, para narasumber, serta seluruh panitia,” ungkapnya.
Ia juga berharap peserta tidak hanya berhenti pada sertifikasi, tetapi mampu mengimplementasikan kompetensinya di dunia kerja.
“Harapan kami, peserta dapat langsung menerapkan ilmu di lapangan. Menjadi pelaksana madya yang profesional, mengutamakan keselamatan kerja, serta mendukung pembangunan kelistrikan yang andal di Sulawesi Utara,” tambahnya.(Stanley)




