BERITA TERBARUDUNIA

Delapan Pelajar Terjebak Empat Jam di Puncak Roller Coaster Iron Shark Texas, Dievakuasi Satu per Satu

Wahana Iron Shark di Galveston, Texas, mendadak berhenti saat pendakian vertikal setinggi 30 meter. Delapan pelajar yang sedang mengikuti kunjungan sekolah terpaksa menunggu hampir empat jam sebelum berhasil diselamatkan tim pemadam kebakaran.

GALVESTON, TEXAS — Momen rekreasi yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi pengalaman menegangkan bagi delapan pelajar yang mengikuti kunjungan sekolah ke kawasan wisata Galveston Island Historic Pleasure Pier, Kamis (28/5/2026).

Mereka terjebak hampir empat jam di atas wahana roller coaster Iron Shark setelah kereta yang mereka tumpangi mendadak berhenti saat menanjak pada lintasan vertikal setinggi sekitar 100 kaki atau 30 meter.

Insiden tersebut langsung menarik perhatian pengunjung taman hiburan. Dari bawah, para penumpang terlihat berada dalam posisi hampir tegak lurus dengan kaki menggantung di udara, sementara kereta berhenti di salah satu titik paling tinggi pada lintasan.

Rekaman udara yang disiarkan sejumlah stasiun televisi Amerika Serikat memperlihatkan tim penyelamat bekerja dari kendaraan tangga hidrolik untuk menjangkau kereta yang terhenti. Para pelajar kemudian dievakuasi satu per satu menggunakan perlengkapan keselamatan tambahan sebelum diturunkan ke darat.

Operasi Penyelamatan Berlangsung Hampir Empat Jam

Menurut otoritas setempat, gangguan terjadi saat kereta memasuki fase pendakian awal. Sistem keselamatan wahana kemudian secara otomatis menghentikan operasi guna mencegah risiko yang lebih besar.

Laporan diterima oleh petugas pemadam kebakaran Galveston pada sore hari. Tim penyelamat segera diterjunkan ke lokasi, namun proses evakuasi berlangsung cukup lama karena posisi kereta berada di area yang sulit dijangkau dan memerlukan prosedur keselamatan berlapis.

Setelah hampir empat jam operasi berlangsung, seluruh penumpang akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada korban luka serius dalam insiden tersebut.

Beberapa pelajar sempat menjalani pemeriksaan medis ringan akibat kelelahan dan potensi dehidrasi karena harus menunggu dalam kondisi cuaca panas di atas lintasan.

Kepala Pemadam Kebakaran Galveston, Mike Varela Jr., menyatakan seluruh penumpang berada dalam kondisi baik setelah berhasil diturunkan.

Sistem Keselamatan Justru Mencegah Risiko Lebih Besar

Video yang beredar luas di media sosial sempat memunculkan spekulasi bahwa kereta hampir terjatuh dari ketinggian. Namun sejumlah laporan media Amerika menjelaskan bahwa kejadian tersebut bukan akibat kegagalan struktur wahana maupun rel yang rusak.

Sebaliknya, roller coaster berhenti karena sistem keselamatan otomatis mendeteksi adanya gangguan teknis dan segera mengaktifkan mekanisme penghentian darurat.

Pihak pengelola Pleasure Pier menegaskan bahwa prosedur tersebut memang dirancang untuk melindungi penumpang ketika terjadi malfungsi pada sistem penggerak atau pendakian.

Setelah insiden tersebut, wahana Iron Shark langsung ditutup sementara untuk menjalani inspeksi teknis menyeluruh sebelum diizinkan beroperasi kembali.

Salah Satu Wahana Paling Ekstrem di Pleasure Pier

Iron Shark dikenal sebagai salah satu wahana paling ekstrem dan populer di Pleasure Pier. Roller coaster ini memiliki pendakian vertikal setinggi sekitar 30 meter, turunan curam hingga 95 derajat, serta mampu melaju dengan kecepatan sekitar 52 mil per jam atau setara 84 kilometer per jam.

Karakteristik lintasan yang nyaris tegak lurus menjadi salah satu daya tarik utama wahana tersebut, sekaligus menjadikan proses evakuasi jauh lebih kompleks ketika terjadi gangguan operasional.

Viral di Media Sosial

Video penyelamatan dengan latar pemandangan Teluk Meksiko dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan ditonton jutaan kali.

Banyak pengguna internet awalnya mengira wahana mengalami kecelakaan fatal atau kereta keluar dari rel. Namun hingga saat ini tidak ditemukan indikasi kerusakan struktur maupun kegagalan lintasan.

Otoritas setempat dan pengelola taman hiburan menegaskan bahwa seluruh sistem pengaman berfungsi sesuai rancangan. Meski menimbulkan kepanikan dan ketidaknyamanan bagi para penumpang, insiden tersebut berakhir tanpa korban jiwa maupun luka serius.

Sumber: Galveston Fire Department, ABC13 Houston, The Guardian, People, Houston Chronicle.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button