BERITA TERBARUNASIONAL

BRIGJEN YUDHO HERMANTO NAHKODAI POLDA SULUT, ROYCKE LANGIE PROMOSI JADI ASTAMAOPS KAPOLRI

Rotasi Kapolri 30 Agustus 2026 membawa perubahan di jajaran Polda Sulut. Brigjen Pol. Yudho Hermanto dipercaya menggantikan Roycke Harry Langie yang mendapat promosi sebagai Astamaops Kapolri.

MANADO — Tongkat komando Kepolisian Daerah Sulawesi Utara (Polda Sulut) resmi bergeser. Polri melakukan rotasi sejumlah perwira tinggi dan perwira menengah, termasuk pergantian Kapolda Sulut.

Brigjen Pol. Yudho Hermanto, S.I.K., M.M. ditunjuk sebagai Kapolda Sulawesi Utara menggantikan Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, S.I.K., M.H., yang mendapat promosi sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).

Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi dan rotasi yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Keputusan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri tertanggal 30 Agustus 2026.

YUDHO HERMANTO, LULUSAN AKPOL 1997

Sebelum dipercaya memimpin Polda Sulut, Yudho Hermanto menjabat sebagai Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divpropam Polri sejak Maret 2025.

Perwira lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1997 tersebut memiliki pengalaman panjang di bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri.

Sejumlah jabatan strategis pernah diembannya, antara lain Kapolres Salatiga pada 2015, Kapolres Cilacap pada 2016, Kabid Propam Polda Banten pada 2020, Kabagbinpam Ropaminal Divpropam Polri pada 2022, Sesropaminal Divpropam Polri, hingga Karopaminal Divpropam Polri pada 2025.

Dengan pengalaman tersebut, Yudho Hermanto kini mendapat kepercayaan memimpin wilayah hukum Polda Sulut yang mencakup wilayah perkotaan, kepulauan, perbatasan, hingga kawasan dengan karakteristik geografis dan sosial yang beragam.

ROYCKE LANGIE NAIK KE MABES POLRI

Sementara itu, Irjen Pol. Roycke Harry Langie mendapat promosi sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops Kapolri).

Ia menggantikan Komjen Pol. Muhammad Fadil Imran yang memasuki masa purna tugas. Dengan jabatan barunya tersebut, Roycke Langie diproyeksikan menyandang pangkat Komjen Pol. atau jenderal bintang tiga.

Promosi tersebut membawa Roycke Langie kembali ke tingkat Mabes Polri setelah sebelumnya memimpin Polda Sulawesi Utara.

WAKAPOLDA DAN KABID HUMAS JUGA BERGANTI

Rotasi tidak hanya terjadi pada jabatan Kapolda.

Posisi Wakapolda Sulut juga mengalami pergantian. Brigjen Pol. Awi Setiyono dimutasi untuk menduduki jabatan baru sebagai Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Posisi Wakapolda Sulut selanjutnya dipercayakan kepada Brigjen Pol. Dr. Susetio Cahyadi, S.I.K., M.M., M.H., yang sebelumnya menjabat Widyaiswara Madya Sespim Lemdiklat Polri.

Perubahan juga terjadi pada posisi Kabid Humas Polda Sulut. Jabatan tersebut kini dipercayakan kepada Kombes Pol. Steidy Raranta, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Bindiklat Lemdiklat Polri.

TANTANGAN NAHKODA BARU POLDA SULUT

Pergantian pucuk pimpinan Polda Sulut menjadi bagian dari dinamika organisasi sekaligus penyegaran di tubuh Polri.

Dengan latar belakang panjang di bidang pengamanan internal dan Propam, Yudho Hermanto menghadapi tantangan untuk menerjemahkan pengalaman tersebut dalam kepemimpinan kewilayahan.

Publik Sulawesi Utara tentu akan menantikan bagaimana kepemimpinan baru Polda Sulut memperkuat pelayanan kepolisian, penegakan hukum, profesionalisme anggota, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh wilayah Sulawesi Utara.

Rotasi tersebut sekaligus menandai babak baru kepemimpinan Polda Sulut: Yudho Hermanto mengambil alih tongkat komando di daerah, sementara Roycke Harry Langie membawa pengalaman kepemimpinannya ke tingkat nasional sebagai Astamaops Kapolri.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button