Gempa M 7,6 Guncang Laut Maluku, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami untuk Sulut dan Malut
Gempa dengan magnitudo di atas 7,0 tergolong gempa besar dengan energi destruktif tinggi. Meski berkedalaman menengah, posisi pusat gempa di dasar laut tetap menjadi variabel krusial dalam pembentukan tsunami.

MANADO – Gempa bumi kuat berkekuatan Magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Laut Maluku pada Kamis pagi. Gempa tersebut memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara.
Berdasarkan data resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05:48 WIB dengan koordinat 1.25 Lintang Utara dan 126.27 Bujur Timur, serta kedalaman 62 kilometer.
Pusat gempa berada di laut, tepatnya di antara wilayah Sulut dan Maluku Utara, yang meningkatkan potensi terjadinya tsunami di daerah pesisir.
BMKG segera mengeluarkan peringatan dini tsunami sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan gelombang laut yang dapat berdampak ke wilayah pesisir, khususnya di kawasan Maluku Utara dan Sulawesi Utara.
Warga diimbau untuk tetap tenang namun waspada, serta menjauhi area pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait kerusakan maupun korban jiwa. Namun getaran gempa dilaporkan terasa cukup kuat di sejumlah wilayah, termasuk Kota Manado dan sekitarnya.
Pihak berwenang terus melakukan pemantauan dan akan memberikan pembaruan informasi secara berkala terkait perkembangan situasi, termasuk status peringatan tsunami.
Gempa dengan magnitudo di atas 7,0 tergolong gempa besar yang berpotensi menimbulkan tsunami, terutama jika pusat gempa berada di laut. Kedalaman 62 kilometer menunjukkan gempa tergolong menengah, namun tetap memiliki energi besar yang dapat memicu pergerakan dasar laut.
Masyarakat diminta untuk hanya mengacu pada informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah guna menghindari kepanikan akibat informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.



