Rupiah Bergerak Fluktuatif, Dolar AS Bertahan di Kisaran Rp17,8 Ribuan per 2 Juni 2026
Tekanan global masih membayangi rupiah, sementara harga emas dari Antam, UBS, Galeri24, dan Lotus Archi tetap bertahan di level tinggi

JAKARTA, 02 Juni 2026 – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan ini terpantau bergerak fluktuatif namun relatif stabil di level tinggi. Berdasarkan data perbankan dan pasar valas, Rupiah berada di kisaran Rp17.600 hingga Rp17.900 per USD.
Pergerakan ini mencerminkan masih kuatnya tekanan eksternal, terutama dari kebijakan suku bunga global serta ketidakpastian pasar keuangan internasional.
💱 KURS MATA UANG ASING TERHADAP RUPIAH
Berikut pergerakan sejumlah mata uang utama dunia terhadap Rupiah hari ini:
- 🇺🇸 Dolar AS (USD): Rp17.600 – Rp17.900
- 🇦🇺 Dolar Australia (AUD): Rp12.500 – Rp12.940
- 🇸🇬 Dolar Singapura (SGD): Rp13.740 – Rp14.140
- 🇪🇺 Euro (EUR): Rp20.400 – Rp21.000
- 🇬🇧 Poundsterling (GBP): Rp23.200 – Rp24.400
- 🇯🇵 Yen Jepang (JPY): Rp111 – Rp114 per 100 yen
- 🇨🇳 Yuan China (CNY): Rp2.607 – Rp2.693
- 🇲🇾 Ringgit Malaysia (MYR): sekitar Rp4.460 – Rp4.520
Secara umum, dolar AS masih menjadi mata uang paling dominan yang menekan pergerakan Rupiah di pasar global.
🟡 HARGA EMAS HARI INI DI INDONESIA
Harga emas domestik tetap berada di level tinggi seiring penguatan harga emas global yang masih bertahan di atas US$2.400 per troy ounce.
🟨 PT Aneka Tambang (Antam) Tbk
- Buyback: sekitar Rp2.609.000 – Rp2.612.000 per gram
- Harga jual: di kisaran Rp2,9 juta per gram (tergantung ukuran)
🟨 Pegadaian Galeri24
- Harga jual: sekitar Rp2.910.000 per gram
- Buyback: sekitar Rp2.610.000 per gram
🟨 UBS Gold
- Harga jual: sekitar Rp2.840.000 – Rp2.900.000 per gram
- Buyback: sekitar Rp2.600.000 – Rp2.610.000 per gram
🟨 Lotus Archi Gold
- Harga jual: sekitar Rp2.681.000 per gram
- Buyback: sekitar Rp2.500.000 per gram
📉 ANALISIS PASAR
Pengamat pasar menilai kondisi Rupiah saat ini masih dipengaruhi oleh:
- Kebijakan suku bunga tinggi negara maju
- Arus modal keluar dari pasar negara berkembang
- Ketidakpastian geopolitik global
- Kenaikan harga energi dan komoditas
Kondisi ini membuat Rupiah bergerak dalam rentang sempit namun tetap rentan terhadap tekanan eksternal.
🟡 EMAS MASIH JADI ASET AMAN
Di tengah volatilitas nilai tukar, emas tetap menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai (safe haven). Stabilnya harga emas di atas Rp2,6 juta per gram menunjukkan masih kuatnya permintaan investasi logam mulia di pasar domestik.



