BERITA TERBARUEKONOMI

Rupiah Masih di Bawah Tekanan, Dolar AS di Rp17.850: Harga Emas Tembus Rp2,7 Juta per Gram

Kurs BI terakhir menunjukkan dolar AS berada di kisaran Rp17.673–Rp17.851, sementara harga emas Antam mencapai Rp2,738 juta per gram. Emas tetap menjadi pilihan di tengah ketidakpastian pasar global.

FORUM ADIL | EKONOMI — Sabtu, 29 Agustus 2026

Rupiah menutup perdagangan pekan ini masih dalam tekanan terhadap sejumlah mata uang utama dunia. Data Kurs Transaksi Bank Indonesia menunjukkan dolar Amerika Serikat berada pada kisaran Rp17.673,19 hingga Rp17.850,81 per USD berdasarkan pembaruan terakhir pada Jumat, 28 Agustus 2026.

Karena hari ini merupakan Sabtu, Bank Indonesia tidak menerbitkan pembaruan kurs transaksi harian. BI menjelaskan bahwa Kurs Transaksi BI diumumkan sekali setiap hari kerja. Karena itu, angka tersebut menjadi referensi terakhir untuk perdagangan menjelang akhir pekan.

Di tengah tekanan rupiah, perhatian pasar juga tertuju pada emas. Harga logam mulia masih bertahan di atas Rp2,6 juta per gram, bahkan emas Antam Logam Mulia berada di level Rp2.738.000 per gram berdasarkan data perdagangan terakhir yang dilaporkan untuk 29 Agustus 2026.

Dolar AS Masih Menjadi Perhatian

Kurs transaksi BI memperlihatkan nilai tukar berbagai mata uang asing terhadap rupiah sebagai berikut:

Mata UangKurs JualKurs Beli
USDRp17.850,81Rp17.673,19
AUDRp12.820,45Rp12.689,35
SGDRp14.052,44Rp13.904,95
EURRp20.806,90Rp20.596,34
GBPRp24.257,47Rp24.010,80
JPY/100Rp11.202,97Rp11.088,71
CNYRp2.656,45Rp2.629,74
MYRRp4.436,09Rp4.386,50
HKDRp2.277,38Rp2.254,58
CHFRp22.152,90Rp21.924,31
THBRp544,40Rp538,32
KRWRp12,94Rp12,81

Data tersebut merupakan Kurs Transaksi Bank Indonesia, sehingga tidak bisa disamakan begitu saja dengan kurs jual-beli yang berlaku di loket masing-masing bank atau money changer.

Dari daftar tersebut, dolar AS tetap menjadi perhatian utama karena pergerakannya sangat menentukan sentimen pasar keuangan domestik. Euro berada di atas Rp20.000, sedangkan pound sterling sudah menembus Rp24.000.

Harga Emas Masih Tinggi

Saat rupiah belum sepenuhnya keluar dari tekanan, emas justru mempertahankan daya tariknya.

Data perdagangan terakhir menunjukkan harga emas Antam Logam Mulia ukuran 1 gram mencapai Rp2.738.000, naik Rp20.000 dari posisi sebelumnya. Harga buyback Antam berada pada Rp2.603.000 per gram.

Sementara itu, harga emas di jaringan Pegadaian tercatat:

PenyediaHarga Jual 1 GramBuyback 1 Gram
Antam Logam MuliaRp2.738.000Rp2.603.000
Galeri24Rp2.657.000Rp2.506.000
UBSRp2.729.000Rp2.488.000
Lotus Archi*Rp2.677.000Rp2.519.000

*Untuk Lotus Archi, harga yang tersedia pada laman resmi Galeri24 merupakan pembaruan 27 Agustus 2026, sehingga Forum Adil tidak menyebutnya sebagai harga baru yang diperbarui pada Sabtu 29 Agustus.

Data Galeri24 juga menunjukkan harga Lotus Archi 1 gram sebesar Rp2.677.000 dengan buyback Rp2.519.000 pada pembaruan 27 Agustus.

Antam Tertinggi, Galeri24 Lebih Murah

Dari empat merek yang dipantau Forum Adil, Antam Logam Mulia berada pada posisi harga jual tertinggi untuk ukuran 1 gram, yakni Rp2.738.000.

UBS berada sangat dekat dengan Antam, yakni Rp2.729.000. Galeri24 berada pada Rp2.657.000, sedangkan harga Lotus Archi yang terakhir tersedia berada di Rp2.677.000.

Namun harga beli bukan satu-satunya ukuran yang penting bagi investor.

Harga buyback juga menentukan seberapa besar selisih yang harus ditutup sebelum investasi emas mencapai titik impas. Dalam data yang tersedia, Antam Logam Mulia memiliki buyback Rp2.603.000 per gram, lebih tinggi dibandingkan Galeri24 dan UBS.

Emas Dunia di Atas US$4.600

Di pasar global, harga emas bergerak di sekitar US$4.601,84 per troy ounce pada perdagangan Jumat.

Pergerakan tersebut tidak berdiri sendiri. Pasar mencermati prospek kebijakan The Federal Reserve, perkembangan inflasi Amerika Serikat, serta permintaan emas dari China.

Kondisi tersebut membuat emas tetap menarik sebagai aset lindung nilai ketika investor menghadapi ketidakpastian nilai tukar dan kebijakan moneter global.

Rupiah dan Emas, Dua Cerita yang Berbeda

Pergerakan rupiah dan emas memberikan gambaran menarik menjelang akhir Agustus.

Ketika rupiah menghadapi tekanan terhadap dolar AS, harga emas domestik mendapatkan dukungan tambahan dari nilai tukar. Sebab, harga emas dalam negeri tidak hanya dipengaruhi harga emas dunia, tetapi juga oleh pergerakan rupiah.

Artinya, pelemahan rupiah dapat membuat harga emas dalam rupiah tetap tinggi meskipun harga emas dunia tidak mengalami lonjakan besar.

Bagi masyarakat, kondisi ini menjadi pengingat bahwa pasar keuangan tidak bergerak dalam satu arah. Dolar AS, rupiah dan emas memiliki hubungan yang saling memengaruhi.

Namun satu hal yang perlu dicermati: harga tinggi tidak otomatis berarti waktu terbaik untuk membeli.

Investor tetap perlu memperhitungkan selisih harga jual dan buyback, tujuan investasi, kebutuhan likuiditas, serta kemampuan menahan investasi dalam jangka waktu tertentu.

Catatan Harga Hari Ini

Karena 29 Agustus 2026 jatuh pada Sabtu, angka kurs BI yang digunakan merupakan pembaruan terakhir pada 28 Agustus 2026. BI menyatakan data Kurs Transaksi diumumkan setiap hari kerja.

Untuk emas, sebagian penyedia memperbarui harga pada hari kerja, sehingga harga yang tampil pada akhir pekan dapat merupakan harga perdagangan terakhir.

Karena itu, pembaca Forum Adil disarankan mengecek kembali harga pada sistem resmi masing-masing penyedia sebelum melakukan transaksi.

FORUM ADIL | Rubrik Ekonomi

Data kurs bersumber dari Bank Indonesia. Data emas bersumber dari Logam Mulia dan Galeri24 serta laporan harga perdagangan terbaru. Harga dapat berubah sewaktu-waktu. Tulisan ini bersifat informasi dan bukan rekomendasi investasi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button