BERITA TERBARUSULUT

Harga Pangan 19 Agustus 2026: Cabai Rawit Nasional Rp67.350, Sulut Perlu Waspada Tekanan Harga

Cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas pangan paling mahal pada 19 Agustus 2026. Harga rata-rata nasional mencapai Rp67.350 per kilogram, sementara harga pasar Sulawesi Utara masih menunggu pembaruan data harian yang terverifikasi.

JAKARTA/MANADO — Harga sejumlah kebutuhan pangan pada Rabu, 19 Agustus 2026, masih bergerak dengan cabai sebagai salah satu komoditas yang paling mendapat perhatian. Berdasarkan pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia, harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional mencapai Rp67.350 per kilogram.

Angka tersebut menjadi salah satu harga tertinggi di antara komoditas hortikultura yang dipantau pada hari ini.

Di sisi lain, harga kebutuhan pokok di Sulawesi Utara perlu dicermati secara tersendiri. Pasalnya, harga di tingkat pasar daerah tidak selalu bergerak sejalan dengan rata-rata nasional.

Cabai Rawit Merah Tembus Rp67.350 per Kilogram

Data PIHPS Bank Indonesia pada 19 Agustus 2026 mencatat harga rata-rata nasional cabai rawit merah sebesar Rp67.350/kg.

Sementara cabai merah keriting berada di Rp51.300/kg, cabai merah besar Rp49.250/kg, dan cabai rawit hijau Rp56.200/kg.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa komoditas cabai masih menjadi salah satu penyumbang tekanan harga pangan, terutama karena komoditas hortikultura sangat dipengaruhi oleh pasokan, musim panen, distribusi dan kondisi pasar di masing-masing daerah.

Harga Beras Masih di Kisaran Rp14.650-Rp17.750

Untuk komoditas beras, PIHPS mencatat harga rata-rata nasional yang cukup beragam berdasarkan kualitas.

Beras bawah I berada pada Rp14.800/kg, sedangkan beras bawah II Rp14.650/kg.

Untuk beras medium, harga medium I tercatat Rp16.500/kg dan medium II Rp16.300/kg.

Adapun beras super I mencapai Rp17.750/kg, sementara beras super II berada di Rp17.250/kg.

Perbedaan harga berdasarkan kualitas tersebut memperlihatkan bahwa konsumen menghadapi rentang harga yang cukup lebar ketika memilih beras di pasar.

Bawang dan Protein Hewani

Harga bawang merah pada 19 Agustus tercatat Rp39.000/kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp40.200/kg.

Pada kelompok protein hewani, harga rata-rata daging ayam ras segar berada pada Rp41.750/kg.

Daging sapi kualitas I mencapai Rp151.400/kg, sedangkan kualitas II berada di Rp142.450/kg.

Sementara harga telur ayam ras tercatat Rp29.350/kg.

Dengan demikian, daging sapi masih menjadi salah satu komoditas dengan harga tertinggi dalam kelompok bahan pangan yang dipantau PIHPS.

Bagaimana Kondisi Harga di Sulawesi Utara?

Kondisi harga pangan di Sulawesi Utara membutuhkan perhatian tersendiri.

Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Utara secara berkala mempublikasikan perkembangan harga sejumlah komoditas di pasar-pasar Manado. Selain itu, Perumda Pasar Manado juga menyediakan sistem Info Pangan yang memungkinkan pemantauan harga berdasarkan pasar dan tanggal.

Namun, hingga penelusuran dilakukan pada 19 Agustus 2026, belum tersedia snapshot publik yang cukup lengkap untuk memastikan seluruh harga komoditas Sulawesi Utara pada hari yang sama.

Karena itu, angka harga Sulut yang belum terkonfirmasi tidak digunakan sebagai angka harga hari ini.

Langkah tersebut penting untuk menghindari pencampuran antara data 19 Agustus dengan data pada awal atau pertengahan Agustus.

Data Sulut Menunjukkan Harga Bisa Berbeda dari Nasional

Data PIHPS pada periode sebelumnya memperlihatkan bahwa harga sejumlah komoditas di Sulawesi Utara dapat berbeda dari rata-rata nasional.

Sebagai contoh, data yang terindeks untuk Sulawesi Utara pada pertengahan Agustus menunjukkan harga daging sapi kualitas I berada di sekitar Rp156.250/kg, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional 19 Agustus yang berada pada Rp151.400/kg.

Sementara data Dinas Ketahanan Pangan Sulut pada awal Agustus juga menunjukkan beras premium berada di sekitar Rp15.500/kg, beras medium Rp13.500/kg, dan Minyak Kita sekitar Rp15.700/liter.

Namun, angka tersebut merupakan data periode sebelumnya dan tidak dapat diperlakukan sebagai harga Sulut pada 19 Agustus 2026.

Pasar Manado Menjadi Indikator Penting

Perbedaan antara harga nasional dan daerah membuat pemantauan pasar lokal menjadi penting.

Untuk masyarakat Sulawesi Utara, terutama Kota Manado, perkembangan harga di pasar seperti Bersehati dan Pinasungkulan Karombasan menjadi indikator yang lebih dekat dengan kondisi yang dihadapi konsumen sehari-hari.

Harga rata-rata nasional dapat memberikan gambaran umum, tetapi harga yang dibayar masyarakat pada akhirnya ditentukan oleh kondisi pasokan dan distribusi di wilayah masing-masing.

Karena itu, kenaikan harga cabai secara nasional perlu diikuti dengan pemantauan harga di pasar-pasar Sulawesi Utara.

Daftar Harga Pangan Nasional 19 Agustus 2026

KomoditasHarga rata-rata nasional
Beras bawah IRp14.800/kg
Beras bawah IIRp14.650/kg
Beras medium IRp16.500/kg
Beras medium IIRp16.300/kg
Beras super IRp17.750/kg
Beras super IIRp17.250/kg
Bawang merahRp39.000/kg
Bawang putihRp40.200/kg
Cabai merah besarRp49.250/kg
Cabai merah keritingRp51.300/kg
Cabai rawit hijauRp56.200/kg
Cabai rawit merahRp67.350/kg
Daging ayam rasRp41.750/kg
Daging sapi kualitas IRp151.400/kg
Daging sapi kualitas IIRp142.450/kg
Telur ayam rasRp29.350/kg

Sumber: PIHPS Bank Indonesia, 19 Agustus 2026.

Catatan Redaksi

Data harga Sulawesi Utara: hingga berita ini disusun, belum seluruh komoditas pada 19 Agustus 2026 dapat diverifikasi melalui publikasi harian yang dapat diakses secara terbuka. Data periode sebelumnya digunakan hanya sebagai pembanding dan tidak disebut sebagai harga hari ini.

Dengan pendekatan tersebut, ForumAdil.com menghindari penyajian angka yang belum terkonfirmasi sekaligus tetap memberikan gambaran mengenai arah pergerakan harga pangan nasional dan potensi tekanan harga di daerah.

Kesimpulan

Harga pangan nasional pada Rabu, 19 Agustus 2026, menunjukkan cabai rawit merah masih menjadi komoditas yang patut diperhatikan dengan harga rata-rata Rp67.350/kg.

Di tengah pergerakan harga hortikultura, kondisi Sulawesi Utara perlu terus dipantau karena karakteristik distribusi dan pasokan daerah dapat membuat harga pasar lokal berbeda dari rata-rata nasional.

Bagi konsumen, perkembangan harga cabai, bawang, beras, telur, ayam dan daging menjadi indikator penting dalam melihat tekanan biaya kebutuhan rumah tangga.

Bagi pemerintah daerah, perbedaan antara harga nasional dan harga pasar lokal juga menjadi dasar penting untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan, khususnya menjelang periode permintaan yang meningkat.

ForumAdil.com akan terus memperbarui perkembangan harga pangan Sulawesi Utara berdasarkan data pasar harian yang terverifikasi.

Sumber dan Referensi

  • Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia
  • Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulawesi Utara
  • Perumda Pasar Manado – Info Pangan
  • Data pembanding harga pangan Sulawesi Utara yang telah dipublikasikan sebelumnya.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button