Hantavirus Mengancam: 23 Kasus Tercatat di Indonesia, Sulawesi Utara Termasuk Wilayah Terdampak
Kementerian Kesehatan RI mencatat 23 kasus konfirmasi dengan 3 kematian (CFR 13%) di 9 provinsi (2024–awal 2026), Sulawesi Utara 1 Kasus.

MANADO – Hantavirus kembali menjadi perhatian kesehatan masyarakat setelah Kementerian Kesehatan RI melaporkan 23 kasus konfirmasi di Indonesia hingga awal Mei 2026, dengan 3 kematian.
Dari data tersebut, Sulawesi Utara termasuk salah satu provinsi yang telah mencatat 1 kasus, sehingga meningkatkan kewaspadaan di wilayah tersebut.
Penularan Hantavirus: Dari Tikus ke Manusia
Hantavirus tidak menular antar manusia pada sebagian besar kasus. Penularan terjadi melalui:
- Menghirup udara yang terkontaminasi kotoran, urin, atau air liur tikus
- Kontak langsung dengan benda terkontaminasi
- Gigitan tikus yang terinfeksi (jarang terjadi)
Risiko meningkat terutama di area gudang, pasar tradisional, dan bangunan yang lama tidak digunakan.
Dua Penyakit Utama Akibat Hantavirus
1. Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS)
Menyerang paru-paru dan sistem pernapasan. Gejala awal menyerupai flu, namun dapat berkembang cepat menjadi sesak napas akut akibat cairan di paru-paru.
2. Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS)
Menyerang ginjal dengan gejala seperti demam tinggi, nyeri punggung, sakit kepala, dan gangguan fungsi ginjal.
Gejala Awal yang Perlu Diwaspadai
Gejala biasanya muncul 1–8 minggu setelah paparan, meliputi:
- Demam tinggi dan menggigil
- Nyeri otot (punggung, paha, bahu)
- Kelelahan ekstrem
- Mual, muntah, sakit perut
- Pusing
Jika disertai sesak napas setelah aktivitas di area berisiko, segera cari bantuan medis.
Sebaran Kasus di Indonesia (Mei 2026)
Kementerian Kesehatan RI mencatat kasus tersebar di 9 provinsi:
- Jakarta: 6 kasus
- D.I. Yogyakarta: 6 kasus
- Jawa Barat: 5 kasus
- Sulawesi Utara: 1 kasus
- Nusa Tenggara Timur: 1 kasus
- Kalimantan Barat: 1 kasus
- Sumatera Barat: 1 kasus
- Banten: 1 kasus
- Jawa Timur: 1 kasus
Jenis virus yang dominan di Indonesia adalah Seoul virus, penyebab HFRS.
Wabah Kapal Pesiar Internasional
Selain di Indonesia, kasus juga dilaporkan pada kapal pesiar MV Hondius rute Amerika Selatan–Afrika–Eropa.
Beberapa negara terdampak penanganan kasus antara lain:
- Afrika Selatan
- Belanda, Jerman, Spanyol, Inggris
- Tanjung Verde (Cape Verde)
Wilayah Endemis Hantavirus di Dunia
Hantavirus masih menjadi penyakit endemis di beberapa kawasan:
- Amerika Serikat dan Amerika Latin
- China, Korea Selatan, Rusia
- Beberapa negara Eropa termasuk Prancis
Negara-negara tersebut secara rutin melaporkan kasus setiap tahun, terutama di wilayah pertanian dan perkotaan padat tikus.
Imbauan Kesehatan untuk Sulawesi Utara
Dengan adanya 1 kasus di Sulawesi Utara, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama di wilayah padat aktivitas seperti Manado dan Bitung.
Langkah Pencegahan:
- Menjaga kebersihan gudang dan tempat usaha
- Menutup makanan dan bahan baku dengan rapat
- Menghindari kontak langsung dengan tikus
- Menggunakan disinfektan sebelum membersihkan area terkontaminasi
- Menggunakan masker dan sarung tangan saat pembersihan
Kesimpulan
Hantavirus merupakan ancaman kesehatan yang meskipun tergolong langka, memiliki tingkat fatalitas tinggi. Pencegahan melalui kebersihan lingkungan dan pengendalian tikus menjadi langkah paling efektif untuk menekan risiko penularan.



