BERITA TERBARUEKONOMI

Rupiah Melemah Tertekan Sentimen Global, Dolar AS Bertahan di Kisaran Rp17,7 Ribuan

Tekanan suku bunga global dan arus modal membuat rupiah bergerak fluktuatif, sementara emas tetap stabil di level tinggi sebagai aset lindung nilai

JAKARTA – Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) kembali menunjukkan pergerakan fluktuatif pada perdagangan hari ini. Rupiah tercatat berada di kisaran Rp17.445 hingga Rp17.800 per USD, dengan titik rata-rata pasar berada di area Rp17.600-an.

Sementara itu, data pasar menunjukkan rupiah juga bergerak variatif terhadap sejumlah mata uang utama lainnya, di tengah tekanan eksternal dari kebijakan moneter global dan ekspektasi suku bunga negara maju.

Pergerakan Kurs Mata Uang Asing

Perdagangan hari ini mencatat sejumlah mata uang utama sebagai berikut:

  • πŸ‡ΊπŸ‡Έ Dolar AS (USD): Rp17.445 – Rp17.800
  • πŸ‡¦πŸ‡Ί Dolar Australia (AUD): sekitar Rp12.544 – Rp12.900
  • πŸ‡ΈπŸ‡¬ Dolar Singapura (SGD): Rp13.550 – Rp14.011
  • πŸ‡ͺπŸ‡Ί Euro (EUR): Rp20.100 – Rp20.900
  • πŸ‡¬πŸ‡§ Poundsterling (GBP): Rp23.200 – Rp24.100
  • πŸ‡―πŸ‡΅ Yen Jepang (JPY): Rp109 – Rp113 per 100 yen
  • πŸ‡¨πŸ‡³ Yuan China (CNY): Rp2.500 – Rp2.620

Tekanan terhadap rupiah masih didominasi oleh penguatan dolar AS secara global, yang dipicu oleh ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed yang masih ketat.

Harga Emas Hari Ini Tetap Kuat di Level Tinggi

Di sisi lain, instrumen logam mulia masih menunjukkan tren stabil cenderung menguat. Emas tetap menjadi pilihan utama investor sebagai aset lindung nilai (safe haven).

Berikut perkembangan harga emas dari beberapa penyedia utama di Indonesia:

PT Aneka Tambang (Antam) Tbk

  • Buyback: sekitar Rp2.569.000 per gram
  • Harga jual berada di kisaran di atas Rp2,6 juta per gram

Pegadaian Galeri24

  • Kisaran harga: Rp2.520.000 – Rp2.580.000 per gram

UBS Gold

  • Kisaran harga: Rp2.500.000 – Rp2.560.000 per gram

Lotus Archi Gold

  • Kisaran harga: Rp2.510.000 – Rp2.570.000 per gram

Analisis Ekonomi: Rupiah Masih Sensitif Tekanan Global

Ekonom menilai pergerakan rupiah saat ini masih sangat dipengaruhi oleh:

  • Kebijakan suku bunga bank sentral AS
  • Arus modal keluar dari pasar negara berkembang
  • Ketidakpastian geopolitik global
  • Perubahan harga komoditas utama

Kondisi ini membuat rupiah bergerak dalam rentang sempit namun volatil, tanpa arah penguatan yang kuat dalam jangka pendek.

Emas Masih Jadi β€œSafe Haven”

Di tengah tekanan tersebut, emas tetap mempertahankan daya tariknya. Kenaikan harga emas global membuat investor domestik cenderung mempertahankan posisi atau melakukan akumulasi bertahap.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button