PU Perkuat Sinergi Infrastruktur dan Pertahanan Nasional Lewat KKL Wilhan Seskoad
Kolaborasi lintas sektor ini bertujuan meningkatkan pemahaman perwira TNI AD terhadap peran strategis infrastruktur dalam mendukung ketahanan nasional.

JAKARTA — Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memperkuat sinergi antara pembangunan infrastruktur dan aspek pertahanan nasional melalui fasilitasi kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Wilayah Pertahanan (KKL Wilhan).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 20 Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat dan berlangsung di Kantor Kementerian PUPR, Kamis (26/3/2026).
Fasilitasi ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan pemahaman strategis para perwira TNI Angkatan Darat terhadap pentingnya infrastruktur dalam mendukung ketahanan nasional.
Melalui kegiatan survei lapangan tersebut, para peserta mendapatkan gambaran langsung mengenai keterkaitan pembangunan infrastruktur dengan kepentingan pertahanan negara. Infrastruktur dinilai memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas, konektivitas, serta distribusi logistik dalam situasi normal maupun darurat.
Kementerian PUPR menilai bahwa sinergi lintas sektor, khususnya antara pembangunan dan pertahanan, menjadi kunci dalam memperkuat daya tahan nasional. Oleh karena itu, kegiatan KKL Wilhan ini tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga strategis dalam membangun perspektif terpadu antara sektor sipil dan militer.
Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu membentuk pola pikir para perwira agar memahami bahwa pembangunan infrastruktur bukan hanya untuk kepentingan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara.



